Paradigma Kerja

Kamis, 03 Desember 2009

Ada 2 pola pekerjaan :

Pola 1

Dianut oleh 90% orang diseluruh dunia, sedangkan di Indonesia sekitar 97% masyarakat Indonesia menganut pola ekonomi seperti ini.

Orang ( 90% ) KERJA hanya memiliki 10% uang yang beredar. Senantiasa bekerja setiap hari untuk mewujudkan RENCANA MASA DEPAN.

Artinya Anda harus terus bekerja untuk menghasilkan uang dan mewujudkan rencana masa depan, kita ambil contoh 2 pertanyaan:

1. Apakah Anda tetap menghasilkan uang apabila Anda tidak bekerja ?

2. Seandainya Anda kerja secara terus menerus perlu berapa tahun untuk mewujudkan rencana masa depan Anda ? ( coba dihitung dengan cara ” sesuatu yang pingin Anda beli ” di bagi dengan ” jumlah uang yang bisa Anda tabung setiap bulannya !!” ).

Robert Kiyosaki memberi nasehat, jika Anda masih di Pola 1 sebaiknya Anda segera mempersiapkan diri masuk ke Pola 2 , mengapa ?

Karena pada Pola 1 :

1. Pola pekerjaan tidak aman, untuk mendapatkan uang harus membarterkan waktu % tenaga. Kalau suatu saat tidak mempunyai waktu atau tenaga ( kecelakaan, sakit, kena PHK, dsb ) sehingga tidak bisa bekerja, maka tidak akan mendapatkan uang. Kemudian bagaimana dengan RENCANA MASA DEPAN Anda ?

2. Memiliki penghasilan yang Linier. Penghasilan rata-rata naik 0 - 20% per tahun padahal kebutuhan ( BBM, tabung gas, air & listrik ) naik sekitar 80 - 200% per tahun. Jadi hidup semakin lama semakin sulit. Bayangkan, sampai kapan kita bisa memenuhi kebutuhan hidup kita ?

Pola 2

Hanya dianut oleh sekitar 10% orang di dunia, tetapi mereka menguasai 90% uang di dunia.

Orang ( 10% ) KERJA membangun ASET menghasilkan UANG ( 90% ) untuk mewujudkan RENCANA MASA DEPAN.

Artinya Anda bekerja untuk membangun Aset katakanlah hanya selama 6 - 12 bulan. Asyiknya, setelah Aset terbentuk walaupun Anda tidak bekerja, Aset akan menghasilkan uang secara terus menerus. Selain itu Pola 2 memiliki potensi penghasilan yang tidak terbatas. Jadi pasti dengan sangat mudahnya Anda dapat mewujudkan Rencana Masa Depan yang Anda inginkan. Banyak alasan yang menyebabkan mereka mengurungkan niatnya untuk membangun ASET. Salah satu diantaranya adalah terbatasnya MODAL dan kurangnya keahlian.

Sekarang permasalahannya aset itu seperti apa saja ? Didalam buku Cashflow Quadrant, dijalaskan ada 3 cara membangun ASET.

3 CARA MEMBANGUN ASET

aset

Usaha yang ditawarkan DBS merupakan usaha di Pola 2 melalui Personal Franchise ( Waralaba Pribadi ). Hanya dengan bekerja sama degnan PT. Duta Future International & menjadi member DBS. Anda dapat membangun Aset masa depan Anda sendiri. Anda tidak perlu membayar lisensi yang besarnya ratusan juta sampai milyaran rupiah, seperti waralaba pada umumnya.

Anda hanya perlu membeli lisensi senilai Rp. 200.000,- untuk mendapatkan HAK USAHA waralaba pribadi dari PT. DUTA FUTURE INTERNATIONAL. Sebagai mitra kerja, Anda akan mendapatkan komisi yang suatu saat nanti besarnya bahkan melebihi penghasilan orang yang membeli hak waralaba seperti : Alfamart bahkan Mc.Donalds. Sudah ada banyak bukti untuk member DBS yang telah sukses.

Go Freedom …. !!!

0 Comments:

Posting Komentar

.
 
FaceBlog © Copyright 2009 MR-Community | Blogger XML Coded And Designed by Edo Pranata | Blogger Templates